gaulku gaulmu

Selasa, 05 Desember 2017

Rohingya Dijadikan Ajang Klaim Keislaman



Belum lama ini kita sering dihebohkan dengan kasus Rohingya. Meskipun berita tersebut sering digembor-gemborkan, tidak mustahil  jika banyak masyarakat yang belum faham dengan makna Rohingya sendiri. Saya akan bahas sedikit tentang Rohingya. Rohingya adalah sebuah kelompok etnis Indo-Arya di Burma. Menurut catatan sejarah, komunitas Muslim telah mendiami wilayah Raikhine sejak masa pemerintahan seorang Raja Buddhis bernama Narameikhla. Kaum muslim Rohingya banyak dibutuhkan tenaganya untuk membantu di kerajaan. Hubungan kaum muslim dengan Raja Budha berlangsung damai. Namun, kerukunan tersebut tidak berlangsung lama. Pada tahun 1785 kerajaan Burma menyerang dan menguasai Arakan dan mereka menerapkan politik diskriminasi dengan mengusir dan mengeksekusi orang-orang muslim Arakan.
            Nah, di Indonesia sendiri banyak media yang membahas dan menggembor-gemborkan keadaan kaum Rohingya. Permohonan bantuan doa dan materiil pun disodorkan dimana-mana. Memang benar. Namun banyak media keliru dalam penyampaiannya. Pasalnya, mereka menggunakan kalimat capslock berwarna merah dan bertuliskan “Anda muslim atau non muslim? Peduli Rohingya”. Padahal, Allah tidak pernah menggunakan pernyataan muslim atau bukan tentang masalah kepedulian sosial tapi Allah menggunakan kata yukaddzibu dalam Q.S. al-Maun. Mereka memang tidak salah, namun sangatlah keliru.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar