Belum lama ini kita sering dihebohkan dengan kasus Rohingya. Meskipun
berita tersebut sering digembor-gemborkan, tidak mustahil jika banyak masyarakat yang belum faham
dengan makna Rohingya sendiri. Saya akan bahas sedikit tentang Rohingya.
Rohingya adalah sebuah kelompok etnis Indo-Arya di Burma. Menurut catatan
sejarah, komunitas Muslim telah mendiami wilayah Raikhine sejak masa
pemerintahan seorang Raja Buddhis bernama Narameikhla. Kaum muslim Rohingya
banyak dibutuhkan tenaganya untuk membantu di kerajaan. Hubungan kaum muslim
dengan Raja Budha berlangsung damai. Namun, kerukunan tersebut tidak
berlangsung lama. Pada tahun 1785 kerajaan Burma menyerang dan menguasai Arakan
dan mereka menerapkan politik diskriminasi dengan mengusir dan mengeksekusi
orang-orang muslim Arakan.
Nah, di Indonesia sendiri
banyak media yang membahas dan menggembor-gemborkan keadaan kaum
Rohingya. Permohonan bantuan doa dan materiil pun disodorkan dimana-mana.
Memang benar. Namun banyak media keliru dalam penyampaiannya. Pasalnya,
mereka menggunakan kalimat capslock berwarna merah dan bertuliskan “Anda muslim
atau non muslim? Peduli Rohingya”. Padahal, Allah tidak pernah menggunakan
pernyataan muslim atau bukan tentang masalah kepedulian sosial tapi Allah
menggunakan kata yukaddzibu dalam Q.S. al-Maun. Mereka memang tidak
salah, namun sangatlah keliru.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar